Cara Transfer Cryptocurrency dari Binance ke Pintu

Cara Transfer Cryptocurrency dari Binance ke Pintu

Poin Penting
  • Saat withdraw dari Binance, pastikan jaringan yang dipilih sama dengan yang tersedia di Pintu — salah jaringan bisa membuat dana tidak masuk dan perlu proses recovery yang tidak instan.
  • Untuk transfer USDT atau aset stablecoin, gunakan jaringan TRC-20 atau BEP-20 agar biaya lebih murah dan prosesnya lebih cepat dibanding ERC-20.
  • Setelah crypto masuk ke Pintu, kamu bisa langsung jual ke IDR dan tarik ke rekening bank — ini cara paling umum yang dipakai trader Indonesia untuk cairkan keuntungan dari Binance.

Terkadang kita ingin memindahkan cryptocurrency yang kita beli dari satu exchange ke exchange lainnya.

Sebagai contoh, saya membeli Bitcoin di Binance karena pada saat itu harganya lebih murah dari beberapa exchange lokal seperti Pintu.

Karenanya, setelah berhasil membeli beberapa Bitcoin di Binance, saya ingin memindahkannya ke Pintu untuk kemudian disimpan atau dijual di kemudian hari.

Orang-orang juga biasanya melakukan transfer dari Binance ke Pintu karena ingin withdraw ke rekening bank. Karena sampai saat ini Binance belum mendukung withdraw langsung ke rekening bank Indonesia, mentransfer lebih dahulu ke Pintu adalah cara yang paling umum dilakukan trader Indonesia. Setelah dana masuk di aplikasi Pintu, baru setelah itu ditarik dari Pintu ke rekening bank.

Sebelum masuk ke tutorialnya, ada satu hal penting yang perlu dipahami terlebih dahulu — dan ini bagian yang paling sering jadi sumber masalah.

Baca juga: Cara Withdraw Rupiah ke Rekening Bank di Pintu

Hal Penting: Memilih Jaringan yang Tepat

Saat melakukan withdraw dari Binance, kamu akan diminta memilih jaringan (network). Ini bagian yang paling krusial — dan paling sering diabaikan.

Beberapa aset, terutama stablecoin seperti USDT, tersedia di banyak jaringan berbeda: ERC-20 (Ethereum), TRC-20 (Tron), BEP-20 (BNB Smart Chain), dan lain-lain. Masing-masing jaringan ini menghasilkan alamat yang berbeda di Pintu.

Artinya: jaringan yang kamu pilih di Binance saat withdraw harus sama persis dengan jaringan yang kamu pilih saat menyalin alamat di Pintu. Kalau tidak cocok, dana tidak akan masuk secara otomatis, dan proses recovery-nya tidak instan serta ada biaya.

Untuk transfer USDT, TRC-20 dan BEP-20 adalah pilihan yang paling umum — biayanya lebih murah dan prosesnya lebih cepat dibanding ERC-20. Pastikan Pintu mendukung jaringan yang kamu pilih sebelum menekan tombol withdraw di Binance.

Untuk Bitcoin dan Ethereum, hanya ada satu jaringan utama masing-masing, jadi tidak perlu khawatir soal pilihan jaringan.

Crypto Apa Saja yang Tersedia di Pintu?

Tidak semua cryptocurrency yang ada di Binance juga ada di Pintu. Jadi, pastikan cryptocurrency yang ingin kamu kirimkan memang tersedia juga di Pintu.

Per 2026, Pintu sudah mendukung lebih dari 200 aset — jauh lebih banyak dari beberapa tahun lalu. Beberapa aset populer yang tersedia di antaranya adalah Bitcoin, Ethereum, USDT, BNB, Solana, Polygon, dan ratusan token lainnya.

Untuk melihat daftar lengkap aset yang didukung Pintu saat ini, buka aplikasi Pintu di ponsel kamu dan cek halaman Markets. Daftar ini terus bertambah secara berkala.

Cara Transfer Cryptocurrency dari Binance ke Pintu

Catatan: Untuk Sobat Androbuntu yang belum memiliki akun di Pintu, daftar sekarang juga lalu masukkan kode referral @yusyulianto untuk mendapatkan cashback setiap membeli cryptocurrency di Pintu.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyalin alamat cryptocurrency yang ada di aplikasi Pintu. Buka aplikasi Pintu, ketuk tab Wallet dan pilih crypto apa yang ingin kamu teria dari Binance.

Sebagai contoh, dalam tutorial ini saya akan memilih Bitcoin. Ketuk Bitcoin dari daftar crypto.

Cara Transfer Cryptocurrency dari Binance ke Pintu 1

Kamu akan melihat tampilan seperti dibawah ini terlepas dari crypto apa yang kamu pilih. Ketuk tombol Deposit.

Cara Transfer Cryptocurrency dari Binance ke Pintu 2

Pilih jaringan on-chain. Kemudian ketuk salah satu jaringan yang ingin kamu gunakan.

Cara Transfer Cryptocurrency dari Binance ke Pintu 3

Pintu kemudian akan menampilkan alamat wallet crypto tersebut dalam format QR Code yang dapat langsung di scan dan juga dalam format teks yang dapat langsung di salin. Untuk menyalinnya, ketuk tombol Salin.

Cara Transfer Cryptocurrency dari Binance ke Pintu 4

Selanjutnya buka aplikasi Binance. masuk ke tab Assets dan ketuk tombol Add Funds.

Cara Transfer Cryptocurrency dari Binance ke Pintu 5

Lalu pilih Withdraw Crypto.

Cara Transfer Cryptocurrency dari Binance ke Pintu 6

Binance akan menampilkan seluruh crypto yang tersedia di Binance. Pilih crypto yang ingin kamu pindahkan dari Binance.

Cara Transfer Cryptocurrency dari Binance ke Pintu 7

Tempelkan alamat crypto yang sudah kamu salin dari Pintu di kolom Address/Invoice di aplikasi Binance. Pilih jaringan yang sesuai kemudian ketuk Withdraw.

Cara Transfer Cryptocurrency dari Binance ke Pintu 8

Binance biasanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk memverifikasi permintaan withdraw kamu. Setelah diverifikasi, cryptocurrency tersebut akan dikirim ke alamat wallet Pintu.

Berapa Lama Proses Transfer?

Setelah Binance memproses withdraw, kamu tetap harus menunggu blockchain selesai memproses transaksi. Waktunya bervariasi tergantung jaringan yang kamu gunakan.

Untuk TRC-20 dan BEP-20, ini yang paling cepat — biasanya masuk ke Pintu hanya dalam hitungan menit, kadang bahkan kurang dari 5 menit.

Untuk Ethereum (ERC-20), biasanya 5–15 menit, tapi bisa lebih lama saat jaringan sedang padat.

Untuk Bitcoin, perlu sabar sedikit — biasanya 10–30 menit, tergantung kondisi jaringan dan besaran fee yang dipasang saat withdraw dari Binance.

Kalau sudah lebih dari 2 jam dan belum masuk juga, langkah pertama adalah mengecek status transaksi di block explorer menggunakan TXID yang bisa ditemukan di riwayat transaksi Binance.

Dari sana bisa dilihat apakah transaksi sudah terkonfirmasi di blockchain atau belum. Kalau sudah terkonfirmasi tapi belum masuk ke Pintu, baru hubungi support Pintu dengan menyertakan TXID tersebut.

Verifikasi Alamat Sebelum Menekan Confirm

Ini kebiasaan kecil yang wajib dilakukan setiap kali transfer — terutama untuk jumlah yang besar.

Setelah paste alamat Pintu di kolom address Binance, bandingkan beberapa karakter pertama dan terakhir alamat tersebut dengan yang tampil di aplikasi Pintu. Ada jenis malware yang bisa mengganti isi clipboard secara diam-diam dengan alamat milik penyerang — dan kalau tidak dicek, kamu baru sadar setelah dana terkirim ke tempat yang salah.

Lima detik untuk verifikasi alamat bisa mencegah kerugian yang tidak bisa dikembalikan.

Setelah Crypto Masuk ke Pintu

Kalau tujuan kamu transfer ke Pintu adalah untuk cairkan ke rupiah, langkahnya cukup mudah setelah crypto masuk.

Buka aplikasi Pintu, pilih aset yang baru saja masuk, kemudian pilih Jual. Pintu akan langsung mengonversi ke IDR berdasarkan harga pasar saat itu. Setelah terjual, saldo IDR kamu di Pintu bertambah dan kamu bisa langsung melakukan penarikan ke rekening bank yang sudah terdaftar.

Proses pencairan dari Pintu ke rekening bank biasanya memakan waktu beberapa menit hingga satu hari kerja — tergantung bank dan waktu pengajuan. Panduan lengkapnya ada di artikel Cara Withdraw Rupiah ke Rekening Bank di Pintu.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Berapa lama proses transfer dari Binance ke Pintu?

Tergantung jaringan yang digunakan. TRC-20 dan BEP-20 biasanya masuk dalam hitungan menit. Bitcoin bisa 10–60 menit tergantung kondisi jaringan. Ethereum biasanya 5–15 menit. Kalau lebih dari 2 jam belum masuk, cek TXID di block explorer sebelum menghubungi support.

Berapa biaya withdraw dari Binance ke Pintu?

Biaya withdraw di Binance bervariasi tergantung aset dan jaringan yang dipilih. Untuk USDT via TRC-20 biasanya paling murah — sekitar 1 USDT. Biaya untuk jaringan Ethereum (ERC-20) bisa jauh lebih besar, terutama saat jaringan sedang padat. Biaya ini tertera di halaman konfirmasi sebelum kamu menekan tombol withdraw.

Apakah semua crypto di Binance bisa ditransfer ke Pintu?

Tidak semua. Pintu mendukung lebih dari 200 aset per 2026, tapi tetap tidak semua yang ada di Binance tersedia di Pintu. Sebelum withdraw, pastikan dulu aset yang ingin kamu kirim memang ada di Pintu dengan membuka aplikasinya dan cek di halaman Markets.

Kenapa crypto dari Binance tidak masuk ke Pintu?

Penyebab paling umum: salah jaringan saat withdraw. Misalnya mengirim via ERC-20 tapi alamat yang disalin adalah alamat untuk TRC-20 di Pintu, atau sebaliknya. Kemungkinan lain: jumlah di bawah minimum deposit Pintu, atau transaksi masih menunggu konfirmasi. Cek TXID di block explorer untuk melihat status transaksinya.

Apakah bisa transfer langsung dari Binance ke rekening bank Indonesia?

Tidak bisa secara langsung. Binance tidak mendukung withdrawal ke rekening bank Indonesia. Cara yang umum dipakai: transfer crypto dari Binance ke exchange lokal seperti Pintu, Indodax, atau Tokocrypto — lalu jual ke IDR dan tarik ke rekening bank dari sana.

Profesor Clover

119 artikel

Praktisi cryptocurrency berpengalaman yang memulai perjalanan investasi Bitcoin harganya masih Rp 5 juta per koin. Sudah pernah melewati berbagai siklus bull dan bear market sejak 2013, termasuk mengalami floating loss hingga 50% dan meraih profit berkali lipat, ia memahami dinamika pasar crypto dari pengalaman nyata—bukan sekadar teori. Lebih dari sekadar investor, ia mendalami aspek teknis blockchain dan konsisten mengikuti perkembangan ekosistem cryptocurrency secara menyeluruh. Kini fokus pada strategi investasi Bitcoin jangka panjang, berbagi pengetahuan teknis mulai dari cara kerja Bitcoin, teknologi blockchain, hingga tutorial praktis penggunaan wallet dan exchange melalui blog ini. Semua konten ditulis berdasarkan riset mendalam dan pengalaman langsung untuk membantu pembaca memahami dunia cryptocurrency dengan lebih baik. Konten di blog ini bersifat edukatif dan bukan merupakan ajakan atau saran investasi—selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum mengambil keputusan finansial.

Tidak punya banyak waktu?
Minta AI untuk meringkas artikel ini