Ini Dia 5 Drone Terbaik Harga Dibawah 2 Juta dengan Fitur Lengkap

Ini Dia 5 Drone Terbaik Harga Dibawah 2 Juta dengan Fitur Lengkap

Poin Penting
  • Drone lipat seperti Eachine E58 bisa didapatkan dengan harga mulai Rp 400.000 dan sudah dilengkapi kamera FPV serta fitur Altitude Hold — pilihan yang sangat terjangkau untuk pemula yang ingin langsung mencoba aerial photography.
  • DJI Tello tetap menjadi pilihan terbaik di bawah 2 juta rupiah berkat kestabilan terbang berbasis prosesor Intel dan Vision Positioning System yang jauh melampaui rata-rata drone seharga ini.
  • Sebelum membeli drone, pastikan ada setidaknya tiga fitur dasar: Altitude Hold, Headless Mode, dan One Key Return — tanpa ketiganya, proses belajar menerbangkan drone akan jauh lebih sulit dan berisiko.

Drone kini bukan lagi barang mewah yang hanya bisa dimiliki oleh fotografer profesional atau penggemar teknologi berdompet tebal. Seiring berkembangnya teknologi dan persaingan antar produsen, harga drone terus turun secara signifikan. Kini, dengan bujet di bawah dua juta rupiah, kamu sudah bisa mendapatkan drone yang layak pakai — dilengkapi kamera, fitur stabilisasi, dan kemudahan kontrol yang cukup mumpuni untuk pemula.

Indonesia sendiri memiliki komunitas penggemar drone yang terus berkembang. Banyak konten kreator, fotografer lanskap, dan bahkan atlet olahraga udara yang memulai perjalanan mereka dengan drone murah sebelum beralih ke peralatan yang lebih canggih. Artinya, berinvestasi di drone entry-level bukan sekadar coba-coba — tapi bisa menjadi langkah awal yang serius menuju hobi yang lebih dalam.

Namun memilih drone bukan perkara mudah, terutama kalau kamu baru pertama kali masuk ke dunia ini. Ada banyak pilihan di pasaran, mulai dari yang sangat murah dengan kualitas seadanya hingga yang menawarkan fitur mendekati drone kelas menengah. Sayangnya, banyak model yang dulu populer kini sudah sulit ditemukan atau tidak tersedia lagi di marketplace lokal.

Artikel ini merangkum lima rekomendasi drone terbaik dengan harga di bawah dua juta rupiah yang masih bisa kamu temukan di Shopee, Tokopedia, dan Lazada saat ini. Semua model dalam daftar ini dipilih berdasarkan ketersediaan di marketplace, kelengkapan fitur, dan kesesuaiannya untuk pengguna pemula.

Baca juga:

1. Eachine E58

Eachine E58 Drone Lipat

Shopee

Tokopedia

Lazada

Eachine E58 adalah salah satu drone lipat (foldable) paling populer di segmen harga terjangkau. Desain lipatnya membuat drone ini mudah dibawa ke mana saja — cukup masuk ke kantong tas kecil sekalipun. Harganya berada di kisaran Rp 400.000 hingga Rp 600.000, tergantung dari toko dan paket aksesori yang kamu pilih.

Drone ini dilengkapi dengan kamera sudut lebar (wide-angle) yang dapat dihubungkan ke smartphone melalui koneksi Wi-Fi, sehingga kamu bisa melihat tampilan langsung dari kamera drone di layar HP — atau yang biasa disebut fitur FPV (First Person View). Fitur Altitude Hold membantu drone untuk menjaga ketinggiannya secara otomatis tanpa perlu terus-menerus mengatur throttle, yang sangat membantu bagi pemula yang belum terbiasa dengan kontrol ketinggian.

Dilengkapi juga dengan Headless Mode dan One Key Return, Eachine E58 bisa terbang sekitar 7 hingga 10 menit dalam sekali pengisian baterai. Untuk harganya yang sangat terjangkau, fitur yang ditawarkan sudah lebih dari cukup bagi kamu yang baru memulai perjalanan di dunia drone.

2. SYMA X20 Mini

SYMA X20 Mini Drone Pocket

Shopee

Tokopedia

Lazada

Jika kamu mencari drone yang benar-benar ringkas dan mudah dioperasikan, SYMA X20 Mini bisa menjadi pilihan yang tepat. Drone mungil ini dirancang khusus untuk pemula yang ingin mencoba sensasi mengendalikan drone untuk pertama kalinya, tanpa risiko kerusakan besar jika terjadi tabrakan atau pendaratan yang kurang sempurna.

Harganya sangat ramah di kantong, yaitu sekitar Rp 300.000 hingga Rp 500.000. Meski tidak dilengkapi kamera, SYMA X20 hadir dengan teknologi 6-axis gyro yang membuat penerbangan tetap stabil — bahkan ketika dimainkan di dalam ruangan. Ukurannya yang kompak juga membuatnya aman untuk dioperasikan di sekitar rumah tanpa takut merusak perabotan.

SYMA adalah merek yang sudah lama dikenal di dunia drone hobi. Produk-produknya terkenal tahan lama dan mudah ditemukan suku cadangnya. Untuk kamu yang ingin belajar dasar-dasar mengendalikan drone sebelum berinvestasi di model yang lebih mahal dan berfitur lebih lengkap, SYMA X20 Mini adalah titik awal yang sangat masuk akal.

3. Holy Stone HS110D

Holy Stone HS110D FPV Drone

Shopee

Tokopedia

Lazada

Holy Stone adalah merek drone yang sudah cukup dikenal di kalangan penghobi drone, baik pemula maupun menengah. HS110D adalah salah satu model mereka yang populer di segmen harga menengah bawah, dengan banderol sekitar Rp 800.000 hingga Rp 1.200.000 tergantung dari seller dan promosi yang sedang berjalan di marketplace.

Drone ini hadir dengan kamera FHD 1080p yang terhubung ke smartphone via Wi-Fi, sehingga kamu bisa melihat tampilan kamera secara real-time dari aplikasi di HP. Selain itu, HS110D juga menggunakan sistem stabilisasi gambar elektronik untuk memastikan hasil rekaman lebih stabil dan tidak terlalu goyang, terutama saat terbang di kondisi angin ringan.

Fitur unggulan lainnya termasuk Altitude Hold, Headless Mode, dan One Key Return. Durasi terbang bisa mencapai 10 hingga 15 menit per baterai, dan produknya mudah ditemukan di Shopee maupun Tokopedia dengan berbagai pilihan paket baterai cadangan yang lebih ekonomis.

4. SNAPTAIN SP600N

SNAPTAIN SP600N Foldable Drone

Shopee

Tokopedia

Lazada

SNAPTAIN SP600N menawarkan pengalaman yang sedikit berbeda dibanding drone lain di daftar ini. Drone ini mendukung gesture control — kamu bisa mengambil foto hanya dengan melambaikan tangan di depan kamera. Ada juga fitur voice control yang memungkinkan kamu memberi perintah terbang menggunakan suara, seperti “take off” atau “land”.

Dengan harga di kisaran Rp 900.000 hingga Rp 1.400.000, SNAPTAIN SP600N hadir dengan kamera 1080p dan fitur follow-me yang membuat drone mengikuti pergerakanmu secara otomatis. Fitur ini sangat berguna kalau kamu ingin merekam aktivitas outdoor sendiri tanpa bantuan orang lain untuk memegang kamera.

Desainnya yang foldable, waktu terbang hingga 15 menit, serta fitur-fitur interaktif menjadikan SP600N pilihan menarik bagi kamu yang menginginkan drone dengan kemampuan lebih dari sekadar terbang biasa. SNAPTAIN cukup mudah ditemukan di Shopee dan Tokopedia, biasanya tersedia dalam paket dengan baterai tambahan.

5. DJI Tello

DJI Tello Drone Terbaik di Bawah 2 Juta

Shopee

Tokopedia

Lazada

Di antara semua rekomendasi dalam daftar ini, DJI Tello adalah yang paling dekat dengan kualitas drone profesional — namun tetap berada dalam kisaran harga di bawah dua juta rupiah. Drone ini biasanya dibanderol sekitar Rp 1.300.000 hingga Rp 1.700.000, menjadikannya pilihan premium di kategori harga ini.

DJI Tello menggunakan prosesor Intel dan dilengkapi kamera 5MP yang mampu merekam video hingga resolusi 720p. Yang membedakan Tello dari drone murah kebanyakan adalah kestabilan terbangnya yang jauh lebih baik, berkat Vision Positioning System (VPS) yang menggunakan sensor optik di bagian bawah drone untuk mempertahankan posisi secara akurat — bahkan di dalam ruangan tanpa sinyal GPS sekalipun.

Kamu bisa mengendalikan DJI Tello melalui aplikasi di smartphone, atau bahkan memprogram gerakan terbangnya menggunakan Scratch — pilihan menarik bagi pelajar atau siapa pun yang ingin mulai belajar tentang coding dan robotika. Durasi terbang sekitar 13 menit, dan kualitas gambar yang dihasilkan jauh di atas rata-rata drone seharga ini.

Fitur Penting yang Harus Ada di Drone Pemula

Sebelum memutuskan membeli drone, penting untuk memahami fitur-fitur dasar yang sebaiknya dimiliki — terutama kalau ini pembelian pertamamu:

Altitude Hold. Fitur ini memungkinkan drone untuk mempertahankan ketinggiannya secara otomatis. Tanpa fitur ini, kamu harus terus-menerus menyesuaikan throttle untuk menjaga drone tidak naik atau turun secara tiba-tiba.

Headless Mode. Dengan mode ini, arah “maju” pada remote selalu menggerakkan drone menjauhi kamu — tidak peduli ke mana arah kepala drone sebenarnya. Ini sangat membantu ketika drone sudah terbang jauh dan kamu mulai kehilangan orientasi arahnya.

One Key Return. Satu tombol yang membuat drone langsung kembali ke titik awal penerbangannya. Sangat berguna dalam situasi darurat atau ketika baterai hampir habis dan kamu tidak ingin drone jatuh di tempat yang tidak kamu ketahui.

FPV (First Person View). Kemampuan untuk melihat tampilan langsung dari kamera drone di layar smartphone. Fitur ini bukan hanya seru — tapi juga membantu kamu mengarahkan drone dengan lebih presisi, terutama saat drone sudah berada di luar jangkauan pandang langsung.

Tips Memilih Drone untuk Pemula

Selain mempertimbangkan fitur, ada beberapa hal lain yang perlu kamu pikirkan sebelum membeli:

Sesuaikan dengan tujuan. Kalau kamu hanya ingin belajar mengendalikan drone tanpa terlalu fokus pada hasil foto atau video, drone yang lebih sederhana seperti SYMA X20 sudah lebih dari cukup. Tapi kalau kamu ingin menggunakannya untuk konten media sosial atau aerial photography, pilih yang dilengkapi kamera dengan resolusi lebih baik seperti DJI Tello atau SNAPTAIN SP600N.

Perhatikan ketersediaan suku cadang. Drone pemula sangat rawan patah baling-baling, terutama saat masih dalam proses belajar. Pilih merek yang banyak tersedia suku cadangnya di marketplace lokal agar tidak kesulitan kalau ada komponen yang rusak.

Pahami regulasi. Di Indonesia, drone dengan berat di atas 250 gram wajib didaftarkan ke Kementerian Perhubungan dan tunduk pada sejumlah aturan penerbangan. Pastikan kamu memahami aturan yang berlaku di wilayahmu, terutama jika berencana menerbangkan drone di tempat umum atau area ramai.

Beli dari toko terpercaya. Selalu pilih penjual dengan rating dan ulasan yang baik di Shopee atau Tokopedia. Pastikan ada garansi produk dan jangan tergiur harga yang terlalu murah dari toko tanpa reputasi yang jelas.

Penutup

Itulah lima rekomendasi drone terbaik dengan harga di bawah 2 juta rupiah yang masih bisa kamu temukan di marketplace Indonesia saat ini. Dari Eachine E58 yang terjangkau namun fungsional, hingga DJI Tello yang menawarkan kualitas mendekati drone kelas atas, semuanya memiliki kelebihan masing-masing sesuai kebutuhan dan bujetmu.

Kalau kamu benar-benar baru pertama kali mencoba drone, mulailah dari model yang lebih sederhana untuk mempelajari dasar-dasar pengendalian. Setelah cukup percaya diri dan menguasai kontrol dasar, kamu bisa mempertimbangkan untuk naik ke model yang lebih canggih dan berfitur lebih lengkap. Selamat terbang, Sobat Androbuntu!

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Drone apa yang paling cocok untuk pemula dengan harga di bawah 2 juta?

Untuk pemula yang ingin langsung mendapatkan fitur lengkap, DJI Tello adalah pilihan terbaik — stabil, mudah dikontrol, dan didukung merek terpercaya. Tapi kalau bujet lebih terbatas, Eachine E58 sudah cukup untuk belajar dan tetap dilengkapi kamera FPV.

Apakah drone di bawah 2 juta sudah dilengkapi kamera?

Sebagian besar ya, tapi bukan semua. Drone seperti Eachine E58, Holy Stone HS110D, SNAPTAIN SP600N, dan DJI Tello sudah dilengkapi kamera. Sementara SYMA X20 Mini tidak memiliki kamera karena dirancang sebagai drone latihan dasar.

Berapa lama rata-rata drone harga di bawah 2 juta bisa terbang?

Rata-rata antara 7 hingga 15 menit tergantung model dan kondisi terbang. DJI Tello bisa terbang hingga 13 menit, Holy Stone HS110D dan SNAPTAIN SP600N bisa mencapai 15 menit, sementara Eachine E58 biasanya hanya bertahan 7 hingga 10 menit.

Apakah perlu izin untuk menerbangkan drone di Indonesia?

Di Indonesia, drone dengan berat di atas 250 gram wajib didaftarkan ke Kementerian Perhubungan. Ada juga larangan terbang di area tertentu seperti sekitar bandara, istana negara, dan instalasi militer. Selalu cek regulasi terbaru sebelum menerbangkan drone di tempat umum.

Apa perbedaan Altitude Hold dan Headless Mode?

Altitude Hold adalah fitur yang membuat drone mempertahankan ketinggiannya secara otomatis tanpa perlu terus menyesuaikan throttle. Headless Mode membuat arah 'maju' pada remote selalu mengarah menjauhi kamu, terlepas dari arah kepala drone — sangat membantu ketika orientasi drone sudah membingungkan.

Androbuntu

2309 artikel

Androbuntu adalah media online yang fokus membahas perkembangan gadget, serta tips dan trik cara menggunakannya. Sejak tahun 2017, Androbuntu telah dibaca lebih dari 30 juta kali.

Tidak punya banyak waktu?
Minta AI untuk meringkas artikel ini