Cara menggunakan Sushiswap dengan MetaMask di Android dan iPhone
Jika kamu memiliki token di MetaMask, misalnya ApeCoin, dan kamu ingin mengubahnya menjadi USDT, maka ada beberapa cara yang dapat kamu gunakan.
Selalu tahu teknologi terbaru
Jika kamu memiliki token di MetaMask, misalnya ApeCoin, dan kamu ingin mengubahnya menjadi USDT, maka ada beberapa cara yang dapat kamu gunakan.
Saat pertama kali menggunakan Gemini, saya pikir cukup ketik pertanyaan, tekan enter, dan semua pekerjaan akan beres dengan sendirinya. Ternyata tidak semudah itu.
Ketika pertama kali mencoba ChatGPT beberapa tahun lalu, saya pikir ini akan jadi alat ajaib yang langsung paham apa yang saya butuhkan. Ternyata tidak sesederhana itu.
Saat pertama kali mulai menggunakan AI beberapa tahun lalu, saya sering bingung dengan berbagai istilah teknis yang bermunculan. Prompt, token, model, hallucination—semua terdengar asing dan membingungkan.
Saya sudah menggunakan ChatGPT hampir setiap hari sejak pertama kali aplikasi ini diluncurkan. Dari mulai pekerjaan serius sampai hal-hal sepele, semuanya saya tanyakan ke ChatGPT. Tapi jujur, di awal-awal penggunaan, saya sering kesal karena jawaban ChatGPT tidak sesuai dengan yang saya harapkan, terutama untuk pekerjaan-pekerjaan serius.
Sejak ChatGPT mulai booming di akhir 2022, saya hampir tidak pernah melewatkan satu hari pun tanpa menggunakan AI. Entah itu untuk pekerjaan, belajar bahasa Arab, atau sekadar bereksperimen dengan prompt-prompt baru yang saya temukan.
Dulu, untuk membuat ilustrasi yang bagus, kamu harus menghabiskan waktu bertahun-tahun belajar menggambar. Atau alternatifnya, menyewa ilustrator profesional dengan bayaran yang tidak murah. Tapi sekarang, berkat perkembangan AI, semua itu sudah berubah total.
Beberapa bulan lalu, saya merasa stuck dalam proses belajar bahasa Arab. Sudah berbulan-bulan menggunakan berbagai aplikasi belajar bahasa, tapi kemampuan berbicara saya tidak berkembang sama sekali. Saya hanya jago membaca dan mendengarkan, tapi begitu harus ngomong, lidah saya kelu.
Membuat logo yang terlihat profesional dulu terasa seperti sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh desainer grafis berpengalaman. Belum lagi software desain seperti Adobe Illustrator atau CorelDRAW yang harganya selangit dan kurva belajarnya cukup curam.