10 Aplikasi Pengatur Keuangan Terbaik di Android
- Semua aplikasi dalam daftar ini tersedia di Google Play Store dan bisa diunduh gratis — beberapa punya versi premium dengan fitur tambahan, tapi fitur dasarnya sudah cukup untuk pengelolaan keuangan sehari-hari.
- Pilih satu aplikasi yang tampilannya paling nyaman buat kamu, lalu gunakan secara konsisten — manfaat aplikasi keuangan baru benar-benar terasa kalau dipakai rutin, bukan cuma sekali-sekali saat ingat.
- Beberapa aplikasi seperti Wallet dan Bluecoins mendukung sinkronisasi lintas perangkat, sehingga data keuangan kamu tetap aman meski HP rusak atau kamu ganti HP baru.
Bagaimana cara kamu mengelola keuangan? Apakah masih dengan cara klasik yaitu dengan mencatatnya di kertas? Kalau iya, ada baiknya kamu mulai mempertimbangkan cara yang lebih praktis.
Catatan di kertas memang mudah dibuat, tapi juga mudah hilang — lecek, sobek, atau tidak terbaca lagi karena tulisan memudar. Belum lagi kalau kamu punya lebih dari satu sumber pengeluaran, mencatatnya di kertas jadi semakin rumit dan mudah berantakan.
Masalah lain dari pencatatan manual ialah tidak ada laporan otomatis. Kamu harus menghitung sendiri berapa total pengeluaran minggu ini, berapa sisa anggaran untuk makan, dan seterusnya.
Di era smartphone, pekerjaan seperti itu seharusnya sudah bisa dilakukan oleh aplikasi — bukan oleh kalkulator dan pulpen.
Sebagai alternatif yang jauh lebih praktis, kamu bisa menggunakan aplikasi pengelola keuangan di Android. Selain data lebih aman, kamu juga bisa melihat laporan pengeluaran dalam bentuk grafik, mengatur anggaran per kategori, bahkan mendapatkan pengingat kalau ada tagihan yang hampir jatuh tempo.
Untuk kamu yang sedang mencari aplikasi pengelola keuangan, 10 aplikasi di bawah ini bisa kamu coba.
Baca juga: 10 Aplikasi Bingkai Ffoto Terbaik di Android
1. Money Lover

Money Lover menjadi aplikasi pertama yang saya sarankan untuk kamu yang sedang mencari aplikasi pengatur keuangan. Aplikasi buatan perusahaan Finsify ini pernah mendapatkan beberapa kali penghargaan, diantaranya:
- Aplikasi terbaik tahun 2017
- Google Top Developer
- Aplikasi pilihan editor
- Aplikasi pengelola keuangan terbaik tahun 2016 dan 2017
Penghargaan-penghargaan tersebut diraih oleh Money Lover karena fitur-fiturnya yang membantu kita dalam mengelola keuangan dengan mudah.
Kamu bisa mengelola pemasukan, pengeluaran, hingga persoalan piutang. Jadi, jika ada tetangga kamu yang berhutang, kamu bisa mencatatnya juga di aplikasi ini.
2. Money Manager Expense & Budget

Sama seperti aplikasi pertama, Money Manager Expense & Budget juga termasuk aplikasi pilihan editor. Jadi kualitasnya sudah tidak perlu Sobat Androbuntu ragukan lagi.
Secara garis besar, fungsinya hampir sama dengan aplikasi pengelola keuangan lainnya. Yaitu untuk mengelola uang yang kamu miliki, baik yang kas ataupun di rekening bank.
Money Manager Expense & Budget juga dapat kamu gunakan untuk mengetahui kemana saja uang kamu pergi. Caranya ialah dengan mencatat semua uang ke dalam aplikasi setiap kali kamu membelanjakan uang.
Jadi nanti di akhir bulan kamu akan tahu berapa pengeluaran kamu di bulan tersebut.
3. Monefy

Monefy merupakan aplikasi pengatur keuangan yang mengusung tampilan modern dan fun. Kalau kamu pernah menggunakan Waze, mungkin nuansa aplikasinya akan terlihat sama.
Uniknya, Monefy akan menampilkan sebuah diagram lingkaran di halaman depan aplikasi. Diagram ini akan menampilkan seluruh pengeluaran dan pemasukan kamu.
Mulai dari gaji, uang bensin, uang makan, piutang, dan masih banyak lagi. Jadi, kamu tahu berapa saja anggaran yang kamu keluarkan untuk setiap kebutuhan yang berbeda-beda.
Agar laporan keuangan kamu tidak bisa dibaca oleh siapapun, Monefy dilengkapi dengan fitur pengunci. Jadi teman-teman kamu yang kepo tidak akan tahu laporan keuangan pribadi kamu.
4. Wallet

Aplikasi pengelola keuangan lainnya yang juga cukup populer dan punya fitur lengkap, Wallet. Fitur yang paling saya sukai dari Wallet ialah tersedia fitur sinkronisasi bank secara otomatis.
Jadi, kamu tidak akan pernah kehilangan jejak dari setiap sen yang keluar-masuk ke rekening bank kamu. Sampai saat ini setidaknya ada lebih dari 4000 bank dari seluruh planet bumi yang dapat dihubungkan dengan wallet.
Jika kamu sudah punya pasangan dan harus mengatur keuangan bersama, maka fitur rekening bersama di Wallet akan sangat membantu kamu. Dengan fitur ini, kamu dan pasangan bisa mengatur keuangan bersama dengan akun yang berbeda.
5. Bluecoins

Bluecoins merupakan aplikasi pengatur keuangan dengan tampilan yang simpel namun tetap powerful. Kamu bisa mencatat dan merencanakan keuangan kamu secara akurat.
Dengan fitur sinkronisasinya, tidak perlu takut catatan keuangan akan hilang jika perangkat rusak atau dicuri orang. Karena kamu hanya perlu menggunakan Bluecoins di perangkat lain dengan akun yang sama, maka semua laporan keuangan kamu akan kembali muncul.
Bluecoin sangat cocok untuk kamu yang memiliki banyak perangkat ponsel dan tablet. Fitur ekspor laporannya juga cukup berguna, dengan fitur ini kamu bisa ekspor laporan keuangan dalam bentuk PDF, Excel dan juga HTML.
6. 1Money

1Money dikembangkan oleh perusahaan bernama PixelRush. Aplikasi ini mengusung tampilan material desain, sehingga sangat nyaman digunakan di Android.
1Money mendukung beragam mata uang, sebut saja dollar, rupiah, dan lainnya. Cocok digunakan untuk kamu yang memegang lebih dari 1 mata uang.
Untuk mencatat pengeluaran atau pemasukan, juga sangat mudah. Cukup klik satu tombol di aplikasi, maka akan keluar pilihan pemasukan atau pengeluaran.
Jadi Sobat Androbuntu bisa mencatat setiap uang yang keluar dan masuk dengan cepat. Ukuran aplikasi ini juga cukup kecil, tidak lebih dari 11MB.
7. Spendee

Salah satu fitur unik Spendee yang tidak saya temukan di aplikasi lain ialah dompet kustom. Dompet kustom fungsinya untuk melacak pengeluaran acara khusus, misalnya liburan, pesta, dan lain-lain.
Jadi kamu bisa tahu berapa uang yang kamu keluarkan untuk kegiatan-kegiatan tersebut. Infografis pengeluaran juga tersaji dengan indah di aplikasi pengelola keuangan ini.
Saat ini Spendee sudah di download lebih dari 1 juta kali, dan akan terus bertambah tentunya. Di Google Play Store aplikasi ini mendapatkan rating 4.2 dari para penggunanya.
Cukup bagus.
8. Monny

Jika dibandingkan dengan aplikasi-aplikasi lain dalam daftar ini, maka Monny masih terbilang baru. Namun walaupun baru, Monny sudah berhasil menggaet lebih dari 100 juta pengguna Android.
Sebagian besar pengguna Monny merupakan wanita, karena tampilannya yang fun dengan karakter-karakter lucu. Jadi, mengatur keuangan menggunakan aplikasi Monny tidak akan pernah membosankan lagi.
Untuk versi gratisnya, Monny menawarkan fitur dasar yang cukup lengkap. Mulai dari pengelola keuangan seperti pemasukan, pengeluaran, hingga piutang.
Sedangkan fitur premiumnya antara lain ekspor dan impor data keuangan ke aplikasi lain, entri tanpa batas, dan masih banyak lagi.
9. Money Manager Expense Tracker

Money Manager dapat membantu melacak aktivitas keuangan Sobat Androbuntu dengan lebih efisien. Aplikasi ini menawarkan antarmuka yang bersih dan juga intuitif.
Uniknya, semua informasi keuangan kamu akan tersaji dalam satu layar utuh. Sehingga tidak terbagi-bagi ke dalam menu-menu yang berbeda.
Ini akan mempermudah kamu dalam melihat laporan keuangan secara cepat. Ukurannya juga kecil, tidak lebih dari 5MB.
Cocok untuk kamu penguna ponsel lawas yang rata-rata penyimpanan internalnya terbatas.
10. Easy Budget

Sama seperti namanya, Easy Budget akan membantu kamu untuk mengatur keuangan dengan lebih mudah. Tidak perlu lagi penggunaan kertas, atau excel untuk mencatat pengeluaran dan pemasukan.
Untuk kamu yang sering mendapatkan pemasukan atau pengeluaran terjadwal, maka cocok menggunakan aplikasi ini. Karena ada fitur pengeluaran dan pemasukan terjadwal.
Cukup pilih fiturnya, kemudian masukan besarnya uang masuk atau keluar. Jadi tidak perlu repot-repot membuat laporan baru setiap kali ada transaksi terjadi.
Tips Agar Konsisten Menggunakan Aplikasi Keuangan
Punya aplikasi keuangan di HP tapi jarang dibuka sama saja dengan tidak punya. Ini yang jadi masalah banyak orang — semangat di awal, lalu terlupakan setelah beberapa hari.
Supaya tidak begitu, coba terapkan beberapa kebiasaan berikut:
Mulai dari yang paling sederhana. Tidak perlu langsung bikin anggaran bulanan yang detail. Cukup catat pengeluaran saja dulu, setiap hari. Kalau sudah terbiasa, baru naik ke fitur yang lebih lengkap seperti anggaran per kategori atau laporan bulanan.
Aktifkan pengingat harian. Hampir semua aplikasi dalam daftar ini punya fitur notifikasi. Aktifkan pengingat di jam yang sama setiap hari — misalnya pukul 21.00 sebelum tidur. Jadikan itu momen rutin untuk mencatat semua transaksi hari itu sekaligus.
Tinjau laporan setiap akhir bulan. Luangkan waktu 10–15 menit di akhir bulan untuk membuka laporan. Perhatikan kategori mana yang paling banyak menguras anggaran. Dari situ kamu bisa mulai tahu di mana harus lebih hemat bulan berikutnya.
Pilih satu aplikasi saja. Jangan pasang dua atau tiga sekaligus karena justru akan membingungkan. Coba satu selama sebulan penuh — kalau cocok, teruskan; kalau tidak, baru coba yang lain.
Kesimpulan
Setiap aplikasi di atas punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Kalau kamu baru pertama kali mencoba aplikasi keuangan dan ingin yang paling mudah dipahami, Monefy atau 1Money bisa jadi titik awal yang baik. Tampilannya bersih, langkah pencatatannya tidak banyak, dan laporan pengeluarannya langsung terlihat tanpa harus menggali menu dalam-dalam.
Kalau kamu sudah terbiasa mencatat keuangan dan ingin fitur yang lebih lengkap seperti sinkronisasi bank atau ekspor laporan, Wallet dan Bluecoins adalah pilihan yang lebih tepat.
Kalau kamu lebih suka tampilan yang tidak terlalu serius, Monny punya karakter-karakter lucu yang membuat proses mencatat terasa lebih ringan dan tidak membosankan.
Yang paling penting bukan aplikasinya, tapi kebiasaannya. Pilih satu yang tampilannya paling nyaman buat kamu, lalu gunakan secara rutin. Setelah beberapa minggu, kamu akan mulai melihat pola pengeluaran yang selama ini tidak kamu sadari — dan dari sana, mengelola keuangan bukan lagi sesuatu yang terasa berat.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah aman menyimpan data keuangan di aplikasi Android?
Umumnya aman, terutama untuk aplikasi dari pengembang terpercaya dengan rating tinggi di Play Store. Aplikasi-aplikasi dalam daftar ini tidak terhubung langsung ke rekening bank kamu (kecuali yang punya fitur sinkronisasi bank), jadi data yang disimpan hanyalah catatan yang kamu input sendiri.
Aplikasi mana yang paling cocok untuk pemula?
Money Manager Expense Tracker dan 1Money cocok untuk pemula karena tampilannya sederhana dan cara pencatatannya tidak rumit. Monefy juga bagus untuk pemula karena langsung menampilkan ringkasan pengeluaran dalam bentuk diagram yang mudah dibaca.
Apakah semua aplikasi ini bisa digunakan secara gratis?
Ya, semua bisa diunduh dan digunakan gratis. Beberapa seperti Monny dan Spendee punya fitur premium yang perlu berlangganan, tapi fitur gratisnya sudah mencakup fungsi dasar seperti pencatatan pemasukan dan pengeluaran harian.
Bagaimana cara agar konsisten menggunakan aplikasi keuangan?
Kuncinya adalah kebiasaan. Aktifkan pengingat harian di HP kamu untuk mencatat transaksi — misalnya setiap malam sebelum tidur. Mulai dari yang mudah dulu, catat saja pengeluaran harian tanpa harus langsung bikin anggaran yang detail. Kalau sudah terbiasa, baru tingkatkan ke fitur yang lebih lengkap.
Apakah aplikasi ini bisa dihubungkan dengan rekening bank Indonesia?
Wallet punya fitur sinkronisasi bank, tapi dukungan untuk bank-bank Indonesia bisa bervariasi. Untuk aplikasi lain seperti Money Lover, Monefy, dan Bluecoins, pencatatan dilakukan secara manual — kamu yang memasukkan setiap transaksi sendiri. Cara ini justru lebih aman karena aplikasi tidak perlu akses ke rekening bank kamu.